Minggu, 25 September 2022
Senin, 14 Februari 2022 09:56

Tahukah Anda? Kondisi PMDD Lebih Parah dari PMS, Ketahui Perbedaannya di Sini

Tahukan Anda? Kondisi PMDD Lebih Parah dari PMS - Ilustrai Pasien Konsultasi dengan dokter/hellosehat
Tahukan Anda? Kondisi PMDD Lebih Parah dari PMS - Ilustrai Pasien Konsultasi dengan dokter/hellosehat

VERSIINDONESIA.COM - Belum banyak yang tahu, bahwasannya premenstrual syindrom (PMS) kondisinya akan semakin parah menjadi premenstrual dyphoric disorder (PMDD).

Hampir semua wanita pernah mengalami PMS dalam siklus menstruasinya.

Kondisi ini umumnya ditandai dengan mood yang mudah berubah, sakit kepala, jerawat, hingga payudara yang agak bengkak.

Baca Juga: Ramalan Kartu Tarot 14 Februari 2022: Cancer Tetapkan Batasan, Scorpio, dan Pisces Mendapat Pujian

Namun, kalau gejala PMS yang Anda alami sudah sangat parah, bisa jadi Anda punya PMDD.

Dikutip versiindonesia.com dari berbagai sumber, berikut penjelasan lengkapnya.

Apa itu premenstrual dysphoric disorder (PMDD)?

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jawa Barat Senin, 14 Februari 2022: Waspada Potensi Hujan Disertai Petir atau Kilat

Premenstrual dysphoric disorder (PMDD) adalah gangguan dengan serangkaian gejala yang jauh lebih parah dari PMS, atau premenstrual syndrome, pada umumnya.

Gejala PMDD bisa muncul 1-2 minggu sebelum hari pertama menstruasi. Biasanya, gejala akan hilang 2-3 hari setelah menstruasi terjadi.

Author:

Dika Aryana

Editor:

Dika Aryana

Sumber:
Berbagai Sumber
Tags
X