Senin, 03 Oktober 2022
Jumat, 15 April 2022 18:47

Ramadhan Di Palestina, Sahur Di Dunia Berbuka Di Surga

VERSIINDONESIA.COM - Ramadhan di Palestina berbeda dengan Ramadhan di bagian negara lainnya.

Tidak sedikit warga Palestina baik anak-anak, dewasa hingga lansia harus mengalami peristiwa penyerangan oleh pemukim Israel. 

Ramadhan di Palestina dikenal dengan istilah sahur di dunia, berbuka di surga. Mereka sahur di kediaman mereka dalam keadaan masih bernyawa dan harus berbuka di surga karena mereka menjadi korban penyerangan pemukim Israel.

Mengutip dari middle east eye, pemukim ekstrem Israel melakukan penyerangan secara masif ke beberapa lokasi rumah warga, pemukiman dan kampus. 

Dalam waktu lima hari saja, pemukim ekstrem Israel menembak lebih dari 10 warga Palestina mulai dari remaja, para ibu berusia 45 tahun yang notabene tidak bersenjata.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan Palestina, yang dikutip Middle East Monitor, sejak tahun lalu, Israel telah membunuh 355 warga palestina dan melukai setidaknya 16.500 warga lainnya. Sebanyak 90 persen warga Palestina tersebut tinggal di Gaza.

Baca Juga: Bentrokan Di Palestina, Puluhan Warga Sipil Palestina Terluka

Situasi terus memanas di beberapa lokasi yakni Tepi Barat, terutama saat pemukim esktrim menyerbu Universitas Teknik Palestina saat para mahasiswa sedang belajar di dalam kelas.

Sehingga mereka harus melakukan evakuasi sendiri untuk menyelamatkan diri.

Selain melakukan penyerbuan, para pemukim ekstrim tersebut juga menutup jalan-jalan yang dilalui warga Palestina di Jenin. 

Author:

Nur Khalifah

Editor:

Nur Khalifah

Sumber:
middle east eye,instagram@inhforhumanity
X