Minggu, 25 September 2022
Jumat, 03 Juni 2022 12:30

Maraknya Korban Penembakan Warga Sipil di AS, Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI yang Jadi Korban

PENEMBAKAN WARGA SIPIL DI AS - Ilustrasi seseorang membidik dengan senapan / Pexels / Mauricio Mascaro
PENEMBAKAN WARGA SIPIL DI AS - Ilustrasi seseorang membidik dengan senapan / Pexels / Mauricio Mascaro

VERSIINDONESIA.COM - Insiden penembakan di Amerika Serikat menimbulkan duka mendalam untuk seluruh masyarakat internasional.

Meskipun demikian, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.

Serangkaian insiden penembakan di Amerika Serikat (AS) terjadi beberapa hari lalu.

Baca Juga: Tim SAR Turunkan Anjing Pelacak dalam Pencarian Anak Sulung Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss

Insiden penembakan tersebut dilaporkan pada Rabu 1 Juni 2022 dari tiga lokasi yang berbeda yaitu di Grant High School, California pukul 15.30.

Selain itu penembakan juga terjadi di supermarket Walmart Supercenter, Pennsylvania pukul 16.00.

 Terakhir tindakan tidak manusiawi itu terjadi juga di Saint Francis Hospital, Oklahoma pukul 16.50 waktu setempat.

"Segera setelah mendapatkan informasi penembakan, KJRI yang ada di Los Angeles dan Houston berkoordinasi dengan otoritas setempat dan juga WNI yang berada di lokasi kejadian. Dari informasi yang diterima dari perwakilan kita di AS, tidak ada WNI yang menjadi korban dalam insiden penembakan tersebut,” kata Judha, seperti disadur dari Antara, Jumat Juni 2022.

Baca Juga: Jurnalis Perempuan Asal Palestina Gugur saat Meliput di Kamp Pengungsi Al Arroub

Author:

Halim Dzul

Editor:

Halim Dzul

Sumber:
ANTARA News
X