Senin, 03 Oktober 2022
Rabu, 08 Juni 2022 18:39

Jelang Idul Adha, Pemkot Tangsel Wajibkan Hewan Kurban yang Masuk Dilengkapi Surat Keterangan

SAPI - Ilustrasi hewan kurban. Pemkot Tangsel mewajibkan pedagang hewan melengkapi dagangannya dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)./Unsplash/Alwi Hafizh A.
SAPI - Ilustrasi hewan kurban. Pemkot Tangsel mewajibkan pedagang hewan melengkapi dagangannya dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)./Unsplash/Alwi Hafizh A.

VERSIINDONESIA.COM - Hari Raya Idul Adha atau biasa disebut juga dengan Lebaran Haji kini tinggal beberapa minggu lagi.

Sebagaimana biasanya, pada lebaran ini semua orang berbondong-bongong untuk berkurban.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mewajibkan pedagang hewan melengkapi dagangannya dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Baca Juga: Hukum Tidur Setelah Sholat Subuh Menurut Buya Yahya

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan, Yepi Suherman menjelaskan, kebijakan itu diberlakukan untuk mencegah masuknya hewan yang menderita Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), jelang perayaan Hari Raya Iduladha.

"Harus dikirim dulu SKKH dari kantor kesehatan hewan setempat, yang menyatakan terbebas dari PMK," tegasnya kepada wartawan, Rabu 8 Juni 2022.

Lebih lanjut, kata dia, Pemkot juga akan memastikan bahwa hewan-hewan ternak yang diterima pedagang di Tangsel dari wilayah terlarang, berdasarkan Surat Edaran Kementerian Pertanian.

"Dicek lagi sumber hewan tersebut, kalau dari wiayah Pandemi, berdasarkan surat Kementan seperti Jawa Timur dan Aceh, tidak diterima. Tapi kalau dari luar itu, bisa masuk," jelasnya.

Baca Juga: Khawatir Penyakit Jantung Kambuh saat Diet? Lakukan 6 Hal Ini

Secara teknis kata Yepi, pemeriksaan hewan ternak dari luar ke Tangsel melibatkan banyak petugas. Mulai dari Dinas Perhubungan dan petugas dari Balai Kesehatan Hewan Provinsi Banten.

Author:

Azam

Editor:

Azam

Sumber:
RRI
X