Selasa, 04 Oktober 2022
Sabtu, 05 Februari 2022 14:39

Gumilar Bongkar Praktik Setingan Ahli Supranatural di Youtube

VERSIINDONESIA- Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Firdaus, Kec Panumbangan Kabupaten Ciamis, Dr. Gumilar meminta publik hati-hati dengan orang pintar palsu, Ustadz palsu, Kyai palsu, Gus palsu, Habaib palsu, dan praktisi Supranatural palsu lainnya yang tayang di Youtube. Yang mengaku Ahli Pengobatan ribuan orang yang ditayangkan di Youtube.

Tayangan Grebek Dukun Santet Setting-an sangat marak tanpa disclaimer, seolah olah itu tayangan dukun Santet asli. Tayangan tersebut sangat disukai nettizen, hingga di subscribe jutaan orang.

Dr. Gumilar yang sudah 15 tahun menggeluti Hypnotehraphy ini menyebut inisial yang diduga melakukan Grebek Dukun Santet Setting-an dan memakai trik sulap dalam menjalankan praktik pengobatan tradisional (Batra). Mereka adalah Kang UB (Cirebon), Gus IO (Malang), Gus SJ (Biltar), M. Karyo, dll.

"Lah mereka itu Grebek Dukun Santet Setting-an (dobol/palsu). Yang berperan (aktor) sebagai Dukun Santet Palsu ada tukang kuli panggul, anggota padepokannya sendiri, gelandangan, dll. Bahkan ada beberapa praktik pengobatan tradisional Supranatural memakai trik sulap, seolah olah kesaktian ghaib. Saat aksi di Youtube, tujuannya mendatangkan subscriber," katanya.

Dr Gumilar menyampaikan kritik tersebut kepada mereka dalam Channal You Tube-nya Gumilar Nurul Firdaus.

Terlihat Dalam Chanelnya Dr. Gumilar membongkar Pembodohan Publik oleh Gus Samsudin, Gus Idris, Mamaz Karyo dan Kang Ujang Bustomi dalam kesaktiannya Grebek Dukun Santet Setting-an (Palsu). Modusnya mereka menggunakan atribut keagamaan dan memakai simbol-simbol agama.

Belakangan terbongkar seorang pasien mengaku tertipu seharga Rp 5 juta oleh seorang Gus S. Tasbih yang dijualnya tak berfungsi apa-apa. Belakangan diketahui tasbih itu memang dibeli di pasar seharga Rp 15 ribu rupiah.

Namun Pendukung Gus Dobol membelanya habis-habisan di medsos.

"Dia itu punya tim sendiri untuk aksi dobolnya, ada tim editing, ada buzernya di medsos yang memviralkan video dan membela kalau ada yang membongkar kebohogannya," katanya.

Celakanya lagi penampilannya mereka (dukun atau kiyai sakti) menampilkan citra diri sebagai orang yang taat beragama, mulai dari memakai kopiah hingga serban.

Author:

Dadang Abdul Rasyid

Editor:

Dadang Abdul Rasyid

X