Minggu, 25 September 2022
Sabtu, 09 April 2022 09:55

Anggaran Rp6,95 Triliun untuk BLT Minyak Goreng Disiapkan Pemerintah, Harus Punya Usaha Makanan

BLT MINYAK GORENG - Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata. Poto: PMJNews.
BLT MINYAK GORENG - Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata. Poto: PMJNews.

VERSIINDONESIA.COM - Sebanyak 23,15 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng.

Bantuan tunai minyak goreng tersebut sudah dianggarkan pemerintah sekitar Rp6,95 triliun.

Program BLT minyak goreng penganggarannya dapat dilakukan lebih cepat, hal ini karena BLT minyak goreng merupakan bagian dari program bantuan sosial (bansos) pangan.

Baca Juga: Tes Psikologi: Bisakah Temukan Angka 120 dari Gambar Ini? Uji Tingkat Konsentrasi Anda

BLT minyak goreng juga menjadi satu dengan program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BT-PKLWN).

Menurut Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, syarat penerima BT-PKLWN harus melakukan usaha dibidang makanan.

"Dalam hal ini adalah tambahannya untuk penerima BT-PKLWN yang melakukan usaha di bidang makanan," terang Isa Rachmatarwata dilansir dari PMJ News Sabtu, 9 April 2022.

Baca Juga: Pentingnya Agaility Dalam Berbisnis Di Era dan Pasca Pandemi

Untuk BLT minyak goreng yang diberikan melalui program bansos pangan, alokasi anggaran ditetapkan sebesar Rp6,2 triliun bagi 20,65 juta KPM yang pada tahun 2022 telah menerima bansos pangan.

Sedangkan, untuk BLT minyak goreng melalui program BT-PKLWN, dirinya menyebut anggaran yang disiapkan yaitu Rp750 miliar untuk 2,5 juta penerima.

Author:

Hadyan Muslim

Editor:

Hadyan Muslim

Sumber:
PMJ News
X